Minggu, 26 Oktober 2014

TULISAN (ETIKA BISNIS)

KEINDAHAN ALAM
DI

SULAWESI TENGAH


Hal yang pertama yang membuat saya penasaran sekali dengan provinsi Sulawesi Tengah ialah karena ayah saya asli orang Sulawesi Tengah tepatnya di desa Sirom. Sebenarnya sih saya juga gak begitu ngerti dengan nama kota maupun nama tempat di provinsi Sulawesi Tengah. Meskipun sudah sekali  pergi ke sana, namun saya sudah lupa dengan keindahan alam di Sulawesi Tengah tersebut. Ya dikarenakan saya dan keluarga pergi ke sana pada saat saya masih berumur 1 tahun 5 bulan dan saat ini usia saya 21 tahun. Tepatnya sudah 20 tahun yang lalu saya dan keluarga pulang ke Sirom untuk menjenguk nenek di sana. Dan yang membuat saya penasaran dengan keindahan alam di Sulawesi Tengah ialah keindahan pasir putih , pantai maupun lautnya yang begitu menawan indah.
Dari pada penasaran, saya akan menunjukkan beberapa tempat wisata yang berada di provinsi Sulawesi Tengah :

1.    Kepulauan Togean


Kepulauan Togean berada di Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, merupakan salah satu pulau zona transisi garis kawasan Wallacea dan Weber. Gugusan Kepulauan ini tersebar disepanjang Teluk tomuni (±60 pulau), mempunyai luas lautan ± 292.000 ha dan daratan ± 70.000 ha. Tidak hanya menawarkan ekosistem bahari eksotis, namun keindahan daratan berupa hutan dengan ekosistem unik serta beragam spesies. Pulau-pulau terkenal antara lain  Pulau Waleabahi (pulau besar), pulau Malenge, Una-Una, Batudaka, Talatakoh dan Waleakodi.
Obyek wisata Kepulauan Togean merupakan Taman Nasional yang wajib dikunjungi bagi para traveling. Kepulauan Togean meyediakan warna berbeda, menyajikan panorama keindahan alam bawah laut, pantai pasir puti, memiliki berbagai karang tropis berukuran besar, ikan hias dan kepiting kenari.
Tercatat Kepulauan Togean memiliki ± 14.113 spesies laut, terdiri dari 596 jenis ikan, 262 jenis terumbu karang, 555 mollusca. Spesies endemik diantaranya Acropoda togeanensis, Paracheilinus togeanensis dan Ecsenius sp. Adapun jenis biota langka yang bisa ditemukan di laut kepulauan ini antara lain kima raksasa (Tridacna gigas), kima sisik (Tridacna squamosa), penyu hijau (Chelonia mydas); penyu sisik (Eretmochelys imbricata); lola (Trochus niloticus); dugong (Dugong dugong); paus pilot.
Dibagian darat, kepulauan ini memiliki ± 33 spesies pohon mangrove yang didalamnya terdapat beberapa satwa endemik Sulawesi dan dilindungi oleh pemerintah serta tercatat di UICN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources). Satwa-satwa tersebut seperti Tangkasi (Tarsius sp), Kuskus (Ailurops Ursinus), Rusa (Cervus timorensis), Ketam Kenari (Birgus latro), Monyet Togean (Macaca togeanus), Biawak Togean (Varanus salvator togeanus), dan Babi Rusa Togean (Babyrousa babirussa togeanensis). Serta memiliki ±90 jenis burung diantaranya yang dilindungi adalah Julang Sulawesi (Rhyticeros cassidix) dan Elang Bondol (Haliastur indus).

2.   Gunung Gawalise

Di pantai ini pengunjung juga bisa menikmati terbenamnya matahari di sela-sela gunung Gawalise sambil menyaksikan para nelayan menjala ikan. Gunung Gawalise berjarak 34 kilometer dari Palu merupakan objek wisata alam dan budaya yang menarik. Di Gunung Gawalise ada Desa Dombu yang berada di atas ketinggian dan berhawa sejuk. Desa lainnya adalah Desa Matantimali, Desa Panasi Baja, Desa Bolobia, dan Desa Rodingo. Desa-desa ini didiami oleh Suku Da’a, satu-satunya etnis suku Kaili yang mendiami daerah pegunungan.

3. Pantai Tanjung Karang Donggala


Terletak sekitar 5 kilometer di utara Donggala merupakan kawasan pantai dengan pasir putih dan pantainya  yang sangat menyenangkan untuk kegiatan air seperti berenang dan snorkeling. Wisatawan yang datang ke tempat ini adalah mereka yang memang gemar dengan pasir pantai, air laut dan matahari. Lokasi wisata ini memiliki fasilitas akomodasi yang cukup lengkap dan sebagian besar penginapan di tempat ini menyewakan peralatan snorkeling.

4. Pulau Pososo


Potensi alam yang dimiliki Sulawesi Tengah menjadi objek wisata yang unik seperti halnya Pulau Pasoso di wilayah kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala. Letaknya sekitar 100 kilometer dari Palu dan dapat dicapai dengan jalan darat serta dilanjutkan melalui laut selama tiga jam. Pulau ini dikenal sebagai pulau penyu, terutama penyu hijau yang populasinya sangat tinggi. Antara bulan september dan Oktober penyu-penyu itu bertelur di pesisir Pulau Pasoso. Di sini wisatawan juga dapat menikmati terbit dan terbenamnya matahari.

5. Pusentasi


Terdapat di Desa Towale, sekitar 12 kilometer dari Kota Palu. Pusentasi berasal dari bahasa Kaili yang berarti pusar air laut atau air sumur laut. Pusar air laut adalah sebuah gua yang masih terhubung dengan laut oleh beberapa saluran yang tersembunyi. Sumur air laut terletak di daratan tapi airnya terasa asin dan jernih sehingga pengunjung dapat melihat ikan-ikan berenang di dalamnya.

6. Air Panas Bora


Merupakan objek wisata alam lainnya di Kabupaten Donggala yang terletak di Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, sekitar 20 kilometer dari Palu, Sulawesi Tengah. Memiliki panorama alam yang indah dan dari celah-celah gunung mengalir air panas yang ditampung pada bak penampungan. Untuk mencapai lokasi ini pengunjung harus melewati perkampungan tradisional.

7. Lembah Pipikoro


Bagi pecinta alam sejati, kunjungan ke tempat wisata lembah pipikoro cukup menantang. Lembah yang memiliki panorama indah ini sekaligus sebagai pembatas antar wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Perjalanan ke lembah Pipikoro sangat menangtang. Wisatawan dapat melakukan trekking dari Gimpu-Tubo-Mapahi-Peana-Towalu atau bisa juga dengan menyusuri sungai Towiora untuk meneruskan perjalanan ke Dinggala.

8. Pantai Nalera


Terletak di Desa Marantale, sekitar 65 kilometer dari kota Palu dan dapat dicapai dengan kendaraan roda empat selama 3 jam. Potensinya cukup menarik karena memiliki pantai berpasir putih sepanjang 5 kilometer dan banyak dikunjungi wisatawan lokal pada akhir pekan.

9. Likunggawali


Kondisi alam yang ada menjadi tempat wisata yang tepat untuk olahraga panjat tebing yaitu di kawasan Likunggawali, Marantale. Di sini terdapat tebing yang curam mencapai 80 meter sehingga tepat menjadi objek wisata panjat tebing. Ada juga air terjun Toramaya yang berjarak 4 kilometer dari Desa Towera di mana para wisatawan dapat melihat sarang burung walet.

10. Pulau Kelelawar


Sekitar 97 kilometer dari Palu juga menjadi objek wisata alam sulawesi tengah yang memiliki pasir putih, lokasi selam yang menarik dan aktivitas lainnya. Pulau ini terletak di Desa Tomoli, Kecamatan Ampibabo.

Sumber :


Nama      : Ruth Apriyana Tri Ayu
Npm        : 19211500
Kelas       : 4EA17